PENGERTIAN

Senin, 07 November 2016

Pengertian Olahraga Pendidikan


Secara umum olahraga memiliki definisi tentang aktivitas jasmani yang dilakukan secara terencana dan terstuktur dalam rangka menjaga dan meningkatkan kebugaran jasmani atau untuk mencapai prestasi. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Olahraga adalah gerak badan untuk menguatkan dan menyehatkan tubuh. Sementara itu Undang-undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) menyatakan olahraga adalah segala kegiatan yang sistematis untuk mendorong, membina, serta mengembangkan potensi jasmani, rohani, dan sosial.


Dalam bahasa inggris olahraga sering dikenal dengan istilah “sport”, dalam hal ini United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization disingkat UNESCO sebagai Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB mengartikan olahraga sebagai setiap aktivitas tubuh berupa permainan yang berisikan perjuangan melawan unsur-unsur alam, orang lain, ataupun diri sendiri.

Olahraga pendidikan mulai diperkenalkan sejak kita memasuki lingkungan pendidikan formal. Bahkan pendidikan olahraga adalah satu-satunya mata pelajaran yang pertama sekali diperkenalkan saat memasuki Taman Kanak-kanak atau Pendidikan Usia Dini. Hal ini terlihat dari banyaknya jam belajar yang dialokasikan untuk bermain pada sarana atau fasilitas permainan yang tersedia di sekolah. Pada saat bermain, guru mengawasi anak-anak ini.

Pada jenjang Sekolah Dasar, Sekolah Menegah Pertama, dan Sekolah Menengah Atas  pendidikan olahraga menjadi mata pelajaran wajib. Pendidikan Olahraga yang dimaksud lebih kita kenal dengan sebutan Pendidikan Jasmani. Setiap minggunya pendidikan jasmani memiliki 4 jam ajar (1 jam adalah 35 menit untuk SD, sedangkan SMP dan SMA masing-masing memiliki kuota yang berbeda). Pada saat pelaksanaan proses belajar mengajar, Pelajaran pendidikan jasmani menggunakan cabang olahraga yang sudah dimodifikasi maupun belum sebagai media belajar atau pendidikan. Cabang olahraga yang dijadikan media pembelajaran sebaiknya dimodifikasi terlebih dahulu. Supaya pembelajaran digandrungi oleh siswa, tidak menimbulkan lelah yang berlebihan, bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan kognitif, motorik, & spikomotor, siswa tetap bugar dan fress dalam mengikuti pelajaran selanjutnya, serta sejalan dengan harapan tujuan pendidikan nasional.



Perguruan Tinggi sebagai ujung tombak pembinaan Sumber Daya Manusia yang berilmu dan professional. Dalam hal ini sebagai guru pendidikan jasmani. Pada perguruan tinggi terdapat Universitas yang menaungi Fakultas Ilmu Keolahragaan atau Program Studi bidang Pendidikan Jasmani. Calon lulusan tersebut, disiapkan untuk menjadi guru professional yang dapat melaksanakan proses pembelajaran mengajar di sekolah (khusus LPTK).

Selain itu, segala sesuatu yang berkaitan dengan olahraga dalam hal ini untuk menambah ilmu, wawasan, pengetahuan, dan pemahaman serta pengalaman disebut juga sebagai olahraga pendidikan. Misalnya kita mau belajar Teknik dalam bermain sepak bola, tentunya kita harus membaca buku panduan teknik bermain sepak bola. Artinya aktifitas tersebut termasuk juga sebagai bagian dalam sepak bola.

Dapat kami simpulkan bahwa Pendidikan olahraga merupakan segala aktivitas fisik maukun psiks yang dilakaukan dengan terencana untuk mendapatkan kebugaran jasmani, meningkatkan ilmu pengetahuan, dan wawasan untuk memiliki keterampilan. Sedangkan Olahraga Pendidikan yang dilaksanakan pada satuan pendidikan memiliki tujuan dalam aktivitas geraknya sesuai dengan tujuan pendidikan nasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar