PENGERTIAN

Jumat, 21 Oktober 2016

CURHAT DI MEDSOS UNTUK IBU LULUSAN JERMAN

BOS MAFIA | Seorang mahasiswi Ilmu Komunikasi Fisip Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, Aceh curhat di media sosial facebook pada 27 September 2016 akibat gagal mengikuti yudisium sarjana.  Kegagalan ini diduga olehnya akibat dari ulah ibu Dosen lulusan jerman dan seorang temannya. 

Curhat tersebut di tulis Nanda di dinding (wall) facebook dengan judul "Sepucuk Surat untuk Ibu Lulusan Jerman". Kini curhatan tersebut telah viral di media sosial dan bahkan berakhir petaka.

Sang Ibu Lulusan Jerman  diduga adalah Dosennya di Program Studi Ilmu Komunikasi Fisip Unimal. Beliau saat ini menjabat sebagai Sekretaris Program Studi. Tak terima dengan kritikan mahasiswinya di media sosial, belia melaporkan nanda ke Polisi Resor Lhokseumawe. Namun sebelumnya, kedua belah pihak yang bertikai ini sudah dimediasi oleh pihak kampus, tapi sayang sang dosen terlalu sakit hati untuk memaafkan anak didiknya ini.

Berbagai upaya telah dilakukan nanda untuk meminta maaf atas isi curhatannya di media sosial. 
Diantaranya dengan membawa orang tua hingga perangkat desa ke kediaman Dwi Fitri "Ibu Lulusan Jerman" untuk meminta maaf juga tidak berhasil. Padahal sebelumnya nanda telah menuliskan permintaan maafnya di dinding (wall) facebooknya. 

Kini nanda sedang menjalani pemeriksaan di Polres Lhokseumawe atas Laporan Pencemaran nama baik Ibu Lulusan Jerman. Sementara masyarakat berharap, kasus ini bisa diselesaikan oleh pihak kampus saja. 

Perlu diketahui, saat ini nanda adalah alumni dari Sekolah Demokrasi Aceh Utara (SDAU) yang berprestasi serta aktif menulis di setiap majalah/tabloid edisi sekolah tersebut. selain itu, nanda adalah bendahara Gerakan Mari Berbagi Mari Sekolah yang di gagas oleh Edi Fadhil, nanda lah yang bertugas memberikan beasiswa setiap bulan kepada anak-anak kurang mampu itu. beasiswa tersebut dari donasi pengguna Facebook. Selanjutnya nanda adalah pendiri Jaroe Aceh yang prihatin dengan pendidikan pelosok daerah aceh utara. Melalui Jaroe Aceh ia dan rekan-rekannya ikut berpatisipasi langsung dalam memajukan pendidikan aceh utara. Sedangkan di kampus nanda termasuk mahasiswi berprestasi bahkan sering berpartisipasi ikut kegiatan nasional mewakili kampusnya.

Maka tidak heran, nanda Ferianana kini mendapat dukungan dari semua elemen mahasiswa dan masyarakat umum serta pengguna media sosial. Hastag #savenandaferiana kini menjadi viral di Aceh mungkin Indonesia.













--Tertarik dengan isi curhatannya "Surat Terbuka Untuk Ibu Lulusan Jerman" Baca di edisi selanjutnya !--