PENGERTIAN

Senin, 26 Desember 2016

Teknik Manipulasi Massage


1.         Effleurage atau Mengurut

Effleurage dilakukan dengan telapak tangan, ujung-ujung jari tangan/ibu jari, atau punggung jari tangan. Gerakan manipulasi yang dilakukan harus searah dengan pembuluh vena atau menuju jantung. Kemudian gerakan yang diberikan tidak boleh terlalu keras, karena dapat menimbulkan panas pada kulit atau melukai kulit.

Effleurage bermanfaat untuk membersihkan kotoran pada permukaan kulit, memperlancar peredaran darah, cairan getah bening, dan pasokan gizi dalam otot.

2.         Petrisage atau memijat

Petrisage merupakan pemberian tekanan pada bagian tubuh yang di massage supaya menjadi rileks dan tidak tegang. Gerakan petrisage dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain dengan dua tangan bergantian, , dua tangan secara bersamaan, bergantian telapak tangan, ibu jari tangan, atau jari-jari tangan sesuai otot tubuh yang di massage.

            Gerakan manipulasi petrisage dilakukan adalah untuk mengistirahatkan otot, mengurangi ketegangan otot, melunakkan kontraksi otot, mengaktifkan metabolism tubuh, dan menghilangkan kelelahan.

3.         Friction atau mengerus

Gerakan manipulasi friction dilakukan untuk menghancurkan kebekuan-kebekuan dan pergeseran yang terjadi pada jaringan ikat dan otot. Gerakan manipulasi friction dapat dilakukan dengan menggunakan telapak tangan , ibu jari, ujung-ujung jari, buku-buku jari pada punggung jari, atau menggunakan siku tangan jika yang dimanipulasi pada permukaan tubuh yang tebal.

Gerakan manipulasi friction bermanfaat untuk menormalkan peredaran darah, menaikkan suhu tubuh, mempercepat peredaran getah bening, mengistirahatkan otot yang lelah, dan mempercepat pasokan gizi ada jaringan tubuh.

4.         Shaking atau Menggoncang

Gerakan manipulasi shaking adalah gerakan menggoncang bagian tubuh yang di massage. Gerakan Shaking dilakukan secara cepat. Untuk menghindari rasa sakit yang ditimbulkan dari manipulasi shaking, maka arah gerakannya harus disesuaikan dengan bentuk otot.

            Gerakan manipulasi shaking dapat dilakukan dengan telapak tangan, dengan dua tangan, atau memegang sekelompok otot. Tujuan dari gerakan manipulasi shaking adalah untuk memulihkan ketegangan otot , mempercepat transpor informasi syaraf ke jaringan tubuh, mencegah kekejangan otot, dan mempercepat pasokan gizi yang dibutuhkan bagian tubuh.

5.         Tapotement atau Memukul

Gerakan manipulasi tapotement dilakukan dalam bentuk pukulan yang dilakukan secara cepat dan durasi yang lama sehingga akan menimbulkan rangsangan yang keras. Gerakan ini dapat dilakukan dengan cara mengepalkan tangan , dengan telapak tangan, sisi telapak tangan, atau jari-jari.

Gerakan manipulasi tapotement bertujuan untuk memperlancar peredaran darah, mempertinggi tonus otot, memepercepat pasokan gizi pada jaringan, dan memperlancar metabolism.

6.         Vibration atau menggetarkan

Gerakan manipulasi vibration dilakukan dalam merangsang syaraf vegetative pada alat-alat dalam dan luar untuk mempengaruhi alat-alat tersebut. Supaya hasil yang dicapai maksimal maka kondisi bagian tubuh yang akan dimanipulasi harus dalam keadaan rileks.

Gerakan manipulasi vibration bertujuan dalam memberikan manipulasi goncangan adalah untuk mengendurkan otot, meningkatkan fleksibilitas, jaringan-jaringan, menenangkan ketegangan syaraf pada daerah yang di massase.

7.         Skin rolling atau melipat kulit

Gerakan manipulasi skin rolling dilakukan dengan cara mencubit kelompok kulit dengan ibu jari atau jari. Skin Rolling gerakannya seperti mendorong dari bawah ke atas yang dilakukan secara bergantian.

            Tujuan dari gerakan manipulasi skin rolling adalah untuk melepaskan kulit dari jaringan ikat di bawahnya, melebarkan pembuluh kapiler di bawah kulit, mempertinggi tonus, memperlancar peredaran darah, dan memperbaiki pertukaran zat.

8.         Walken atau menggosok


Gerakan manipulasi walken hampir serupa tujuannya dengan gerakan manipulasi effleurage.  Hanya saja gerakan walken hanya dilakukan pada daerah punggung dan pantat. Atau dengan kata lain adalah pada bagian tubuh yang berpenampang luas. Gerakan manipulasi walken dilakukan dengan cara menyilang menggunakan dua telapak tangan yang berbeda arah.



Sifat dan Pengaruh Massage

Sifat dan Pengaruh Massage
A.        Sifat
a.    Menenangkan (sedative)
b.    Menggerakkan (stimulared)
c.    Menghilangkan rasa sakit
d.    Menghilangkan bahan kotoran (deplotorich)
e.    Membersihkan dan menyehatkan kulit (desquamatif)
f.     Menyenangkan pikiran (psychis)

B.        Pengaruh
a.    Kulit
-       Desquamatif : kulit yang di massage jadi bersih
-       Diplotorich : kulit yang di perah atau di massage terjadi reaksi dalam kulit atau ottot tubuh sehingga merangsang keluarnya cairan atau kotoran dalam tubuh.
-       Terjadi panas

b.    Otot
-       Stimulared : merangsang gerakan-gerakan tubuh
-       Sendatif : aotot yang mengalami kelelahan akan mengalami pengenduran dan relaksasi
-       Deplotorich : akan memperlancar peredaran darah sehingga enumpukan asam laktat dapat dikurangi, kelelahan dapat disembuhkan.

c.    Persendian
-       Stimulared : merangsang gerak persendian, mencegah cedera, dan menyiapkan gerakan yang lebih luas
-       Diplotorich : mencegah kelelahan yang terjadi pada persendian

d.    Saraf
-       Sendatif : menenangkan (pasien yang di pijat merasa nyaman)

-       Psychis : menyatakan yang sakit menjadi sembuh.

Manfaat Sport Massage

A.        Jaringan Saraf
a.    Mengontrol secara sadar di dalam system saraf pusat dan system saraf perifer
b.    Mempercepat pasokan darah pada system saraf pusat dan system saraf perifer
c.    Mengurangi rintangan persepsidan mempercepat reaksi saraf

B.        Jaringan Kulit
a.    Memperlancar peredaran darah di dalam vena.
b.    Memperluas pembuluh denyut
c.    Meninggikan kekuatan ketegangan otot kulit
d.    Melembutkan kulit
e.    Memperbaii motabolisme

C.        Jaringan Otot
a.    Mengontrol perangsangan di dalam system otot.
b.    Mengontrol kontraksi otot dan pendorongan otot.
c.    Memulihkan stamina dan kemampuan olahraga.
d.    Menyembuhkan cedera otot dan mengembalikan elastisitas otot.
e.    Memperlancar asokan darah untuk memperkuat otot.
f.     Mengaktifkan energy otot
g.    Meningkatkan 5-7 kali kemampuan otot dalam olahraga.

h.        Peredaran darah
a.    Mempercepat peredaran darah
b.    Memperlancar pasokan oksigen
c.    Mempercepat peredaran darah.
d.    Mempercepat pasokan gizi ke darah
e.    Memperbesar fungsi pembuluh kapiler
f.     Menaikkan kuantitas sel darah putih dan sel darah merah
g.    Memperbaiki pasokan gizi ke dalam jaringan tubuh.
h.    Menutup meresapnya bakteri ke dalam jaringan.
i.      Mempercepat kenaikan sekresi kencing.
j.      Mempercepat sekresi air
k.    Memperbaiki metabolism dalam otot
l.      Membuat pernapasan teratur

m.   Menguatkan system otot pernapasan.

Sport Massage

Pengertian Massage

Dalam perkembangannya massage telah berkembang secara signifikan. Pemberian massage pada setiap individu sudah dapat diberikan sesuai dengan fungsi, tujuan, dan manfaat masing-masing. Misalnya bagi olahragawan bisa diberikan sport massage (massase olahraga), bagi yang ingin menggunakan massage sebagai alat untuk penyembuhan kelainan fisik dapat diberikan segment massage (massage penyembuhan), Sementara untuk menjaga penampilan tubuh atau menjaga kecantikan wajah dapat diberikan (beauty massage).


Sport Massage

Aktivitas fisik yang berupa olahraga sangat bermanfaat bagi kebugaran jasmani. Banyak manfaat yang dapat kita rasakan dari berolahraga. Khususnya dalam mencapai kebugaran yang prima, meningkatkan intensitas denyut jantung dan paru, memperlancar peredaran darah, membakar kalori dan lemak, dan manfaat lainnya. Namun demikian, tidak bisa kita pungkiri bahwa dalam pelaksanaan aktivitas jasmani memungkinkan terjadi kecelakaan saat berolahraga. Misalnya terjadi cedera atau menurunnya stamina akibat kelelahan yang berlebihan. Nah, untuk mengatasi problema diatas salah satu upaya adalah dengan memanfaatkan Sport massage atau massase olahraga. Massase olahraga khusus diberikan kepada orang-orang yang sehat badannya terutama olahragawan.

Sebagi metode fisioterapi dengan terapi pijat yang sudah dikenal dan diterapkan ribuan tahun yang lalu. Sport massase efektif dalam menstimulasi sirkulasi darah dan kelenjar getah bening. Sport massase berperan sebagai pertolongan pertama yang diberikan bagi olahragawan yang mengalami cedera setelah beraktivitas olahraga atau untuk meningkatkan stamina fisik yang prima. Selain itu, massage olahraga juga bermanfaat dalam memelihara, meningkatkan olahraga yang lebih baik, sehat, dan harmonis akan dapat terwujud.

Sport massage tidak hanya berguna bagi penanganan cedera otot, melainkan jauh dari itu. Mengingat terapi ini di berikan bagi orang yang sehat maka sport massage sangat berguna jika diberika kepada atlet yang melakukan pertandingan. Pemberian pijat yang dilakukan sebelum bertanding (pre even) sangat berguna dalam meningkatkan performa stamina, merilekskan ketegangan otot, serta menyegarkan otot dan tubuh. Tidak cukup pada pre even, pemberian massage olahraga pada periode setelah bertanding (post even) juga sangat dominan manfaatnya mengembalikan kebugaran tubuh dan menjaga stamina. Selain itu, jika periode latihan dalam bentuk istirahat ini diberikan manipulasi pijat, diyakini efektif dalam memangkas jeda waktu istirahat yang panjang.  



Sejarah Perkembangan Massage

Massage berasal dari bahasa yunani “massien” yang memiliki arti memijat atau melulut atau dalam bahasa arab “mas’h” yang artinya menekan dengan lembut. Sedangkan massage dalam bahasa perancis berasal dari kata “masser” yang berarti menggosok. Sampai saat ini teknik manipulasi atau pemijatan dalam massage masih menggunakan istilah-istilah dalam bahasa perancis. Para pelaku massage untuk pria dikenal dengan sebutan masseur sementara sebutan untuk wanita dikenal dengan masseus. Untuk Lebih lanjut massage disebut juga dengan ilmu pijat atau ilmu lulut.

Massage merupakan suatu istilah yang digunakan untuk menerangkan manipulasi-manipulasi tertentu dari jaringan lunak badan kita. Lebih rinci, Massage adalah suatu seni gerak tangan yang bertujuan untuk mendapakan kesenangan dan memelihara kesehatan dan jasmani. Gerak tangan atau manipulasi yang dilakukan secara mekanis ini akan menimbulkan rasa tenang dan nyaman bagi penerimanya. Massage dapat diberikan kepada semua orang (laki-laki, perempuan, orang dewasa, remaja, maupun anak-anak).
Jika kita mengamati kehidupan yang penuh suara hiruk pikuk sepanjang hari, tekanan jiwa, beban hidup yang berat, lingkungan sekitar yang sudah tercemar, asap motor di perkotaan, udaranya menjadi kotor akibat polusi atau ruang terbuka hijau yang kurang. Kondisi ini membuat individu untuk mencari solusi/cara dalam membebaskan diri. Setidaknya membebaskan diri dari tekanan hidup aspek mental atau kesengsaraan yang dialami. Salah satu solusinya adalah dengan merasakan gerakan manipulasi massage.

Pemberian massage yang baik dan benar dapat membuat pengaruh bagi seseorang berada dalam situasi mental dan fisik yang sulit untuk dilukiskan. Pengaruh tersebut berupa rasa aman, damai, nyaman, senang, dan tenang. Misalnya pengaruh pada berhentinya tangisan bayi atau anak-anak, berkurangnya keluh kesah orang yang mengalami ketegangan jiwa ataupun tertidur pulas penderita sakit. Selain itu, peran massage juga sangat penting bagi olahragawan pelatih, guru olahraga, maupun pekerja fisik yang berat. Dalam hal ini membantu dalam memulihkan kemampuannya sehingga dapat melakukan aktivitas dengan bugar dan lebih baik lagi.


Gerak tangan atau manipulasi massage dilaksanakan dengan tangan secara sistematis dan bertujuan memberikan pengaruh pada sistem otot, susunan syaraf, serta sirkulasi umum dan setempat pada darah dan lymphe. Lebih lanjut pemberian manipulasi massage akan menimbulkan effect fisiologis, mekanis dan psikologis yang mendatangkan relaksasi, berkurangnya beberapa jenis oedema, mengurangi rasa sakit, bertambah luasnya gerakan tubuh dan mengembalikan kesegaran.